Be A Successful Young Entrepreneur with We&T ITS
Kali ini saya akan memposting sebuah
artikel yang bertemakan "Simple
idea to be a successful entrepreneur for a big change", tentunya tidak banyak
kalangan muda jaman sekarang yang ingin menjadi seorang entrepreneur, setelah
lulus kuliah hal yang pertama dilakukan adalah looking for a job atau cari perkerjaan. tentunya
itu hal yang wajar bukan dan bahkan beralih ke negara tetangga untuk pekerjaan
yang lebih mumpuni, tetapi sebenarnya Indonesia memiliki banyak sekali SDM yang
berkualitas tetapi tidak dihargai sehingga membuat banyak orang lebih memlilih
bekerja diluar negeri.
Karena adanya masalah yang seperti yang saya sebutkan, hal ini dapat
dimanfaatkan oleh kita para generasi muda yang memliliki ide cemerlang untuk
membuka lapangan pekerjaan sendiri dan memajukan negara kita tercinta ini.
Dengan menjadi seorang entrepreneur kita bisa menunjukan kualitas dari bangsa
kita. Kualitas yang dimaksud adalah merubah negara Indonesia dari negara
berkembang menjadi negara maju. untuk menjadi negara maju setidaknya rasio
entrepreneur dalam suatu negara adalah 2%, itu merupakan syarat minimum bahkan
Indonesia belum mencapai pada angka 2% tetapi baru mencapai 1,6% tentu perlu effort yang lebih untuk mencapainya. Jumlah pengusaha Indonesia tercatat hanya sekitar 3,9 juta dari total 240 juta penduduk, sehingga tetinggal dalam berbagai bidang dibandingkan dengan negara tetangga.
Semua negara maju saat ini memiliki rasio entrepreneur terhadap jumlah penduduk di atas 5%. Negara maju seperti Singapura, rasio entrepreneur-nya sudah mencapai 7,2%. Sedangkan Jepang memiliki rasio entrepreneur-nya sekitar 10%meski populasi penduduk-nya sebanyak 127 juta jiwa. Oleh karena itu dengan menjadi seorang entrepreneur tentunya membantu Indonesia selangkah lebihh maju menuju perubahan besar yaitu dengan negara
maju.
Sedangkan ide-ide simple saja bisa menjadi motivasi contohnya hal sederhana
yaitu seperti tongsis yaitu barang yang sangat berguna, ekonomis, mudah dibawa
kemana-mana, tentunya ide-ide ini tidak instan tetapi didasari karena
adanya masalah yaitu bagaimana bisa berfoto dalam jarak yg jauh dan dengan
kuantitas orang yang banyak akhirnya timbulah ide untuk menciptakan suatu
barang atau dengan kondisi lingkungan sekitar yang mendukung. untuk
berwirausaha kita harus membaca kondisi, kebutuhan dan sisi ekonomi masyarakat.
Untuk menjadi entrepreneur bisa dimulai dengan hal kecil dan di lingkungan
sekitar kita.
Karena saya mahasiswi Institut Teknologi Sepuluh Nopember tentunya dengan
adanya We&T dapat membantu saya ilmu-ilmu tentang pengetahuan di dunia
entrepreneurship yang dapat membekali saya di masa depan. UKM We&T ITS
membantu para mahasiswa mahasiswi untuk menjadi agent of change selangkah lebih
maju untuk Indonesia dengan pengetahuan yang diberikan untuk bekal di kemudian
hari. Dengan mendorong para pemuda untuk aktif dalam dunia usaha, sedikit banyak mengurangi kegiatan non-produktif yang umum terjadi dikalangan remaja. Indonesia ini butuh pengusaha lebih banyak. Kalau cepat masuk ke politik akibatnya kita kekurangan pengusaha. Negara yang kekurangan pengusaha tidak pernah menjadi negara maju.
Penanaman jiwa entrepreneurship sejak usia dini merupakan salah satu solusi untuk menggerakkan perekonomian Indonesia perlu mengembangkan populasi wirausahawan
muda (TeenPreneur) guna meningkatkan rasio wirausahawan di masa mendatang.
Rasio wirausahawan terhadap jumlah penduduk di Indonesia saat ini masih rendah dibandingkan negara tetangga. Menjadi TeenPreneur memang tidak mudah bahkan bisa jadi sedikit lebih berat ketimbang menjadi pengusaha dewasa. TeenPreneur disamping harus mengurusi bisnisnya, tetap harus mengerjakan PR dan tugas-tugas kuliah. Belum lagi jika memasuki masa ujian.
Nama : Sheldina Cahya Aulia
Jurusan : D3 Teknik Kimia
NRP : 2314030003
Tidak ada komentar:
Posting Komentar